Menu
Meta

Meta Ungkap Tren Sosial Yang Pengaruh Bisnis Di 2022

Gita Panuli 10 months ago 0 2

Meta Ungkap Tren Sosial – Induk perusahaan Facebook mengungkap deretan tren yang akan populer dan memengaruhi bisnis di 2022. Menurut VP Meta di Asia Pasifik, dan Neary, setiap tahun Meta melihat peluang baru yang tercipta ketika tren sosial diimplementasikan dalam sebuah bisnis. Setelah meluncurkan sebuah serial dengan judul ‘Ideas That Matter’ yaitu pembicaraan dengan pelaku usaha di kawasan Asia Pasifik untuk mendengar pengalaman dan strategi bisnis mereka. Dari pembicaraan itu, induk perusahaan Facebook itu pun melihat sejumlah tren yang akan diterapkan di tahun depan. Meski tren ini membutuhkan waktu yang lama untuk mencapai potensi maksimal. Setidaknya ada tiga tren yang akan menjadi populer dalam waktu yang dekat, yaitu:

1. Virtual dan Augmented

Meta melihat penggunaan Augmentend Reality/Virtual Reality akan menjadi suatu hal yang umum dalam beberapa tahun ke depan. Penerapannya pun beragam, mulai dari mencoba pakaian dan sepatu secara virtual, hingga bekerja jarak jauh.

Berdasarkan data Facebook IQ: New dimensions of connection report pada 2021, secara global 78 persen responden mengatakan AR merupakan cara yang menyenangkan untuk berinteraksi dengan merek. 74 persen responden juga percaya AR dapat menjembatani jarak antara ranah offline dan online.

2. Social Commerce

Meta juga melihat model bisnis kini menjadi lebih sosial dari yang dibayangkan sebelumnya. “Orang-orang mencari dan menentukan produk yang disukai melalui kabar beranda teman mereka,” tutur Dan. Dampak dari cara pencarian seperti ini adalah munculnya ekspektasi mereka bisa menghubungi sebuah bisnis atau merek semudah seperti menghubungi teman mereka.

Baca Juga : Viral! Kontroversi Konser Tri Suaka karena Langgar Protokol Kesehatan

3. Mega Sale Days

Tren acara yang menggabungkan elemen hiburan dan berbelanja diprediksi akan terus berlanjut di kawasan Asia Pasifik. Menurut Chief Product and Solutions Officer, Publicis Groupe untuk Asia Pasifik, Sapna Nemani menuturkan ada tiga hal utama dari tren tersebut.

Pertama, Mega Sale Days merupakan fase paling awal bagi konsumen melakukan belanja online untuk pertama lagi. Lalu, ini bukan lagi tentang potongan harga, melainkan orang-orang memilih sebuah merek karena nilai dan visinya.

“Serta keseluruhan pengalaman konsumen yang semakin sosial dan kaya akan interaksi,” tutur Sapna menjelaskan.

Tombol Share
Written By

Leave a Reply

Leave a Reply